Fokus pada Riset Berdampak Global, Prof. Anwar Ilmar Ramadhan Kupas Tuntas Strategi Publikasi di Webinar Nasional
Jakarta, 21 Juli 2026 – Dunia akademik Indonesia dituntut tidak hanya sekadar mengejar kuantitas publikasi, melainkan kualitas riset yang mampu memberikan dampak nyata di kancah internasional. Menjawab tantangan tersebut, Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Prof. Ir. Anwar Ilmar Ramadhan, Ph.D., IPM, hadir sebagai narasumber utama dalam Webinar Nasional Episode 8 yang diselenggarakan oleh Academia Open Publisher pada Selasa (21/7).
Dalam webinar bertajuk "Beyond Publication: Membangun Penelitian yang Berdampak dan Diakui Secara Global" ini, Prof. Anwar membagikan peta jalan (roadmap) bagi para peneliti, dosen, dan mahasiswa Indonesia untuk menembus jurnal bereputasi tinggi. Beliau menekankan pentingnya mengubah pola pikir akademisi agar orientasi penelitian bergeser dari sekadar prasyarat administratif menjadi sebuah solusi yang diakui secara global.
Acara yang dipandu oleh Adhi Mustofa (Manager Marketing & Publication Consultant Academia Open Publisher) ini berlangsung interaktif melalui platform Zoom Meeting mulai pukul 09:30 WIB. Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi saat sesi tanya jawab, di mana Prof. Anwar membedah berbagai studi kasus mengenai metodologi riset modern dan strategi meningkatkan sitasi internasional.
Tentang Academia Open Publisher:
Academia Open Publisher merupakan lembaga penerbitan dan konsultan publikasi ilmiah terpercaya yang berkomitmen menjadi #temanpublikasi bagi akademisi Indonesia. Melalui program literasi riset seperti webinar nasional dan pelatihan intensif, lembaga ini terus berupaya menjembatani karya ilmiah lokal agar mampu bersaing dan diakui di tingkat global.
Academia Open Publisher merupakan lembaga penerbitan dan konsultan publikasi ilmiah terpercaya yang berkomitmen menjadi #temanpublikasi bagi akademisi Indonesia. Melalui program literasi riset seperti webinar nasional dan pelatihan intensif, lembaga ini terus berupaya menjembatani karya ilmiah lokal agar mampu bersaing dan diakui di tingkat global.
Editor: AIR-ASS