Prof. Ir. Anwar Ilmar Ramadhan, Ph.D., IPM (Guru Besar Teknik Mesin UMJ) Menjadi Narasumber Utama Webinar Nasional Hcelerate, Kupas Tuntas Strategi Jitu Tembus Hibah RIIM BRIN 2026
JAKARTA, 27 JUNI 2026 – Platform akselerasi akademik Hcelerate sukses menyelenggarakan webinar nasional bertajuk "Grant Mastery #5: Strategi Jitu Tembus Hibah RIIM BRIN 2026" pada Sabtu, 27 Juni 2026. Acara yang digelar secara online melalui platform Zoom dan Live YouTube ini diikuti oleh ratusan akademisi, dosen, dan peneliti dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang berkomitmen mengejar pendanaan riset berdampak.
Webinar ini menghadirkan pembicara utama yang sangat kompeten di bidangnya, yaitu Prof. Ir. Anwar Ilmar Ramadhan, Ph.D., IPM. Beliau merupakan Guru Besar Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Jakarta yang juga aktif sebagai Reviewer RIIM BRIN, Penerima Hibah RIIM BRIN 2025, serta peraih Anugerah Diktisaintek 2025 dengan reputasi global H-Index Scopus 13.
Strategi Memenangkan Hibah Riset Nasional
Dalam pemaparannya, Prof. Anwar Ilmar Ramadhan membedah secara mendalam kurikulum taktis agar proposal para peneliti dapat lolos pendanaan nasional. Beberapa poin penting yang dibahas meliputi:
- Analisis Peluang: Memahami karakteristik proposal yang kompetitif dan layak dinilai tinggi oleh reviewer.
- Formulasi Riset: Merumuskan urgensi penelitian, research gap, novelty (kebaruan), kontribusi riset, serta kesesuaian topik dengan skema hibah.
- Penyusunan Teknis: Merancang roadmap riset yang jelas, metodologi yang kuat, pembentukan tim riset, serta penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan luaran.
- Evaluasi & Mitigasi: Memahami kesalahan umum dalam proposal dan melakukan checklist ketat sebelum melakukan proses submit.
- Optimasi Teknologi: Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) secara bijak untuk brainstorming, pencarian literatur, dan efisiensi penulisan proposal.
Catatan Penting Pembicara
"Kunci utama untuk menembus hibah RIIM BRIN bukan sekadar memiliki ide yang canggih, melainkan bagaimana peneliti mampu merumuskan research gap dan novelty yang kuat serta berdampak nyata bagi masyarakat," ujar Prof. Ir. Anwar Ilmar Ramadhan, Ph.D., IPM. dalam sesi pemaparannya. "Selain itu, kepatuhan terhadap metodologi, keselarasan anggaran (RAB), dan ketelitian menghindari kesalahan umum sebelum melakukan submisi proposal adalah hal krusial yang sering kali menjadi pembeda antara proposal yang lolos didanai dan yang ditolak oleh reviewer."
"Kami di Hcelerate berkomitmen penuh untuk terus mendampingi para akademisi melalui program berkelanjutan seperti ini. Kami berharap materi yang disampaikan oleh Prof. Anwar dapat memicu peningkatan kualitas serta kuantitas proposal hibah riset yang berhasil lolos pendanaan di tingkat nasional," tambah perwakilan manajemen Hcelerate menutup sesi wawancara.
Tentang Hcelerate:
Hcelerate adalah platform edukasi dan akselerasi akademik dengan semangat #AccelerateYourAcademicJourney yang berfokus pada peningkatan kapasitas dosen, peneliti, dan mahasiswa dalam bidang penulisan jurnal Scopus, publikasi ilmiah, serta perolehan hibah riset.