Webinar dan Workshop - Keamanan Jaringan Wi-Fi & Perlindungan Data di Jaringan Publik
Pada hari Sabtu, tanggal 27 Juni 2026, telah dilaksanakan kegiatan Webinar dan Workshop dengan judul "Tingkatkan Kesadaran Keamanan Data dan Jaringan" yang mengusung tema "Keamanan Jaringan Wi-Fi dan Perlindungan Data di Jaringan Publik". Kegiatan ini diselenggarakan oleh Tim Diseminasi KKN Kelompok 4 Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Jakarta secara daring melalui Zoom Meeting pada pukul 09.30 WIB hingga 12.30 WIB. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian diseminasi hasil Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Batch 10 yang diselenggarakan oleh Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Pelaksanaan kegiatan ini mendapat dukungan dan koordinasi dari Ibu Rully Mujiastuti, S.Kom., M.M.S.I. selaku Koordinator MSIB sekaligus Koordinator Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Studi Teknik Informatika UMJ. Selain itu, kegiatan ini juga memperoleh dukungan dari Bapak Jumail, M.Sc. selaku Ketua Program Studi Teknik Informatika serta pendampingan dari Ibu Popy Meilina, M.Kom. selaku dosen pembimbing.
Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 50 orang peserta yang berasal dari berbagai latar belakang, di antaranya mahasiswa, masyarakat umum, serta mitra dari MTsN 24 Jakarta, SMA Dewan Da'wah, dan SMK Perguruan Cikini Jakarta. Seluruh peserta memiliki ketertarikan terhadap keamanan siber dan perlindungan data digital. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan hingga acara berakhir, yang ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam sesi penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, serta praktik pada sesi workshop.
Kegiatan ini diawali dengan pembukaan yang dipandu oleh Master of Ceremony (MC), Muhammad Azril Naufal Shadiq. MC membuka acara dengan mengucapkan salam, menyapa seluruh peserta, serta memperkenalkan susunan acara yang akan berlangsung. Suasana pembukaan dikemas secara interaktif untuk membangun antusiasme peserta sebelum memasuki rangkaian kegiatan webinar dan workshop.
Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Luqman Ali Dinul Ramadhan selaku Ketua Pelaksana. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan. Beliau juga menjelaskan tujuan pelaksanaan webinar dan workshop sebagai wadah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta wawasan peserta sesuai dengan tema yang diangkat. Di akhir sambutannya, beliau berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, aktif berpartisipasi, dan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan akademik maupun profesional.
Selama pelaksanaan kegiatan, aspek teknis acara didukung oleh Muhammad Kamal Ibrahim sebagai operator. Ia bertugas menampilkan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah, membagikan QR Code untuk pre-test, post-test, serta presensi peserta. Selain itu, operator juga memastikan seluruh kebutuhan teknis selama kegiatan berjalan dengan baik sehingga setiap rangkaian acara dapat berlangsung secara tertib dan lancar.
Seluruh rangkaian kegiatan webinar dan workshop dimoderatori oleh Muhammad Jihan Maulana Zuhri, yang memastikan jalannya webinar dan workshop berlangsung dengan tertib, terarah, serta interaktif. Dengan kemampuan komunikasi yang baik, moderator turut memfasilitasi jalannya sesi diskusi dan tanya jawab sehingga peserta dapat berinteraksi secara aktif dengan pemateri.
Rangkaian kegiatan inti diawali dengan sesi webinar yang disampaikan oleh Agung Firmansyah. Pada sesi ini, pemateri membahas berbagai ancaman keamanan siber yang dapat terjadi pada jaringan publik, seperti malware, phishing, Distributed Denial of Service (DDoS), dan sniffing. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai proses pertukaran data pada jaringan komputer serta bagaimana data dikirim dan diterima melalui media transmisi dan protokol komunikasi.
Materi webinar juga membahas pengenalan protokol jaringan, khususnya HTTP, HTTPS, dan SSL/TLS. Pemateri menjelaskan perbedaan antara HTTP yang mengirimkan data tanpa enkripsi dan HTTPS yang menggunakan sistem enkripsi untuk melindungi data selama proses transmisi. Selain itu, dijelaskan pula peran SSL/TLS dalam menjaga kerahasiaan, autentikasi, dan integritas data, serta perbedaan antara proses enkripsi, dekripsi, dan hashing dalam sistem keamanan informasi.
Selanjutnya, pemateri menjelaskan berbagai teknik serangan siber pada jaringan publik, seperti Man-in-the-Middle (MitM) dan Evil Twin, serta hubungan antara kedua teknik tersebut dalam proses penyadapan data. Materi juga dilengkapi dengan pembahasan mengenai langkah-langkah perlindungan jaringan dan perangkat, seperti penggunaan protokol HTTPS, Virtual Private Network (VPN), data seluler, autentikasi dua faktor (2FA), menonaktifkan fitur auto-connect dan file sharing, serta pentingnya melakukan pembaruan sistem dan aplikasi secara berkala.
Setelah sesi webinar selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi workshop yang dipandu oleh Muhammad Bilal Taqwa. Pada sesi ini, pemateri memperkenalkan aplikasi Wireshark serta mendemonstrasikan proses analisis lalu lintas jaringan menggunakan Wireshark untuk memberikan edukasi mengenai perbedaan keamanan protokol HTTP dan HTTPS. Melalui demonstrasi tersebut, peserta dapat mengamati bahwa data yang dikirim menggunakan protokol HTTP masih dapat terbaca secara langsung, sedangkan data yang dikirim melalui protokol HTTPS telah terenkripsi sehingga informasi yang ditampilkan tidak dapat dibaca secara jelas. Demonstrasi ini memberikan pemahaman kepada peserta mengenai proses pertukaran data pada jaringan serta perbedaan tingkat keamanan antara kedua protokol tersebut.
Selain itu, pemateri juga memperkenalkan situs Have I Been Pwned sebagai layanan untuk memeriksa apakah suatu alamat email pernah menjadi bagian dari insiden kebocoran data. Selanjutnya, peserta diajak mempraktikkan secara langsung penggunaan situs tersebut dengan melakukan pengecekan terhadap alamat email masing-masing untuk mengetahui apakah data pribadi mereka pernah mengalami kebocoran. Pemateri memberikan panduan mengenai tata cara melakukan pengecekan, menjelaskan informasi yang ditampilkan oleh sistem, serta memaparkan langkah-langkah awal yang perlu dilakukan apabila terjadi kebocoran data.
Selama pelaksanaan kegiatan, peserta menunjukkan antusiasme yang baik melalui partisipasi aktif dalam sesi diskusi, tanya jawab, dan praktik pada rangkaian kegiatan webinar dan workshop. Keterlibatan aktif tersebut membantu peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya menjaga keamanan data pribadi, mengenali potensi risiko saat menggunakan jaringan publik, serta menerapkan praktik penggunaan internet yang lebih aman.
Dengan terselenggaranya kegiatan Webinar dan Workshop "Tingkatkan Kesadaran Keamanan Data dan Jaringan dengan Tema Keamanan Jaringan Wi-Fi dan Perlindungan Data di Jaringan Publik", peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep dasar keamanan web dan jaringan serta langkah-langkah sederhana dalam melindungi data pribadi saat menggunakan internet, khususnya ketika mengakses jaringan publik. Kegiatan ini turut meningkatkan kesadaran peserta mengenai pentingnya keamanan siber, penerapan kebiasaan digital yang aman dan bertanggung jawab, serta pentingnya menjaga kerahasiaan informasi pribadi di era digital. Melalui kegiatan edukasi dan praktik yang telah dilaksanakan, peserta diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari serta membagikannya kepada lingkungan sekitar guna mendukung peningkatan kesadaran masyarakat terhadap keamanan data digital.
Sertifikat Peserta dapat diunduh pada tautan berikut: https://drive.google.com/drive/folders/1OsTlfMN3BzqPoskHdcAPzxzAfOlnzb9A?usp=sharing