Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Menjadi Narasumber di Seminar Nasional Pascasarjana ITPLN 2026
JAKARTA, 25 April 2026 – Sekolah Pascasarjana Institut Teknologi PLN (ITPLN) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk "Write. Publish. Lead" pada Sabtu (25/4). Acara ini menghadirkan tokoh akademisi terkemuka, Prof. Ir. Anwar Ilmar Ramadhan, Ph.D., IPM, yang merupakan Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta, sebagai narasumber utama.
Dalam seminar tersebut, Prof. Anwar menyampaikan materi krusial berjudul “Dari Penelitian ke Kekayaan Intelektual: Strategi Penulisan Buku, Pengurusan HaKI, dan Hilirisasi di Era Digital”.
Di hadapan para mahasiswa pascasarjana dan peneliti, beliau menekankan
bahwa nilai sebuah riset tidak hanya diukur dari publikasi jurnal,
tetapi juga dari sejauh mana hasil pemikiran tersebut dapat dilindungi
secara hukum dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
"Di
era digital yang serba cepat ini, peneliti harus jeli melihat peluang
transformasi dari draf penelitian menjadi buku referensi dan Hak
Kekayaan Intelektual (HaKI). Hilirisasi riset adalah kunci agar inovasi
kita memberikan dampak ekonomi dan sosial yang nyata," ujar Prof. Anwar
dalam paparannya.
Beliau
juga membagikan strategi praktis mengenai langkah-langkah pengurusan
HaKI yang kini semakin dimudahkan oleh platform digital, serta bagaimana
membangun ekosistem penelitian yang mendukung komersialisasi hasil
riset di industri.
Kehadiran
Prof. Anwar dalam seminar nasional ini merupakan bentuk kolaborasi
antar-institusi pendidikan untuk memperkuat kualitas lulusan
Pascasarjana ITPLN. Dengan bekal pemahaman tentang HaKI dan hilirisasi,
diharapkan para lulusan ITPLN tidak hanya menjadi ahli di bidang
teknologi energi, tetapi juga menjadi pionir dalam menciptakan kekayaan
intelektual nasional yang berdaya saing global.
Seminar
ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan ITPLN dalam mendorong
riset yang inovatif, aplikatif, dan berwawasan lingkungan sesuai dengan
visi menjadi perguruan tinggi berkelas internasional.