Guru Besar Teknik Mesin UMJ Pimpin INRS: Era Baru Teknologi Nanofluida untuk Kemandirian Indonesia
JAKARTA, 11 April 2026 – Sebuah tonggak sejarah baru dalam dunia riset material dan energi di Indonesia resmi dipancangkan hari ini melalui peluncuran Indonesia Nanofluids Research Society (INRS) atau Masyarakat Riset Nanofluida Indonesia (MRNI). Acara ini dikemas dalam webinar nasional bertajuk "Nanofluida Untuk Indonesia" yang dihadiri oleh ratusan peneliti dan praktisi teknologi dari seluruh penjuru negeri.
Organisasi strategis ini dipimpin oleh Prof. Ir. Anwar Ilmar Ramadhan, Ph.D., IPM., seorang Guru Besar Teknik Mesin dari Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Dalam menjalankan roda organisasi, beliau didampingi oleh Dr. Ir. Edy Susanto, S.T., M.T., IPM. yang menjabat sebagai Sekretaris Umum dari Institut Teknologi PLN.
Nanofluida, yang merupakan cairan dengan kandungan nanopartikel untuk efisiensi perpindahan panas, diproyeksikan menjadi solusi masa depan bagi industri otomotif, pembangkit listrik, hingga sistem pendinginan canggih. Kehadiran INRS/MRNI bertujuan untuk memayungi riset-riset tersebut agar lebih terarah dan aplikatif bagi kebutuhan industri nasional.
Dalam pemaparannya, Prof. Anwar Ilmar Ramadhan menyatakan, "Peluncuran INRS bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen kolektif peneliti Indonesia untuk menghadirkan inovasi manajemen termal yang lebih efisien. Sebagai bagian dari komunitas akademik UMJ, kami ingin riset nanoteknologi ini memberikan dampak nyata bagi kemandirian teknologi bangsa."
Selain peluncuran organisasi, acara ini juga memaparkan Program Kerja INRS/MRNI 2026-2030. Program tersebut mencakup pengembangan pusat data riset nanofluida nasional, kolaborasi lintas universitas, hingga hilirisasi produk nanofluida ke sektor manufaktur dan energi terbarukan.
Dr. Edy Susanto selaku Sekretaris Umum menambahkan, "Visi kami hingga tahun 2030 adalah menjadikan INRS sebagai pusat rujukan utama riset nanofluida di Asia Tenggara, dengan fokus pada stabilitas fluida dan implementasi praktis pada radiator serta alat penukar panas industri."
Acara webinar yang menyertai peluncuran ini menghadirkan diskusi mendalam mengenai tantangan kestabilan nanofluida dan potensi komersialisasinya di pasar domestik. Kehadiran Prof. Efrizon Umar sebagai Pembina menegaskan dukungan penuh dari para pakar senior terhadap keberlanjutan riset nanofluida yang strategis bagi masa depan infrastruktur energi Indonesia.
Acara yang berlangsung secara daring ini menandai dimulainya sinergi antara akademisi dan industri untuk menjawab tantangan krisis energi global melalui pemanfaatan partikel nano pada media pendingin.
Tentang Indonesia Nanofluids Research Society (INRS):
INRS/MRNI adalah organisasi profesi yang menghimpun para peneliti, akademisi, dan praktisi di bidang nanofluida. Organisasi ini berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan, publikasi ilmiah, dan penerapan teknologi nanofluida untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia.
INRS/MRNI adalah organisasi profesi yang menghimpun para peneliti, akademisi, dan praktisi di bidang nanofluida. Organisasi ini berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan, publikasi ilmiah, dan penerapan teknologi nanofluida untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia.