Dosen UMJ Raih Pendanaan Penelitian Multitahun Lanjutan Hibah DPPM Kemdiktisaintek Tahun 2026
Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) kembali menorehkan prestasi di bidang penelitian. Sebanyak lima dosen UMJ berhasil memperoleh pendanaan Program Penelitian Multitahun Lanjutan (On Going) Tahun Anggaran 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM).
Baca Juga: LPPM UMJ adakan Pelatihan Etik Penelitian bersama 19 PTMA
Pengumuman penerima pendanaan tersebut disampaikan melalui surat bernomor 195/DST/C3/DT.05.00/2026 tertanggal 6 Maret 2026 tentang Pengumuman Penerima Pendanaan Penelitian Multitahun Lanjutan Tahun Anggaran 2026. Program Penelitian Multitahun Lanjutan merupakan salah satu skema pendanaan penelitian strategis yang bertujuan mendukung pengembangan riset berkelanjutan di perguruan tinggi.
Penilaian keberlanjutan Program Penelitian pelaksanaan tahun anggaran 2025 dan Surat Keputusan Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Nomor: 0209/DST/C3/DT.05.00/2026 tanggal 2 Maret 2026 tentang Penetapan Penerima Pendanaan Program Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri Program Penelitian Multitahun Lanjutan Tahun Anggaran 2026.
Dalam pengumuman tersebut, lima dosen UMJ bersama tim dosen dan mahasiswa berhasil memperoleh pendanaan penelitian multitahun lanjutan. Penelitian pertama dilakukan oleh Anwar Ilmar Ramadhan yang mengkaji studi sintesis, karakterisasi, sifat termal, serta kinerja pendinginan ZrO2-SiO2/Oil sebagai nanolubricant pada sistem pendingin cold storage melalui skema Penelitian Fundamental Riset (PFR).
Selanjutnya, Ninik Yunitri mengembangkan penelitian mengenai pengembangan dan evaluasi efektivitas program pencegahan bunuh diri berbasis sekolah atau school-based suicide prevention sebagai upaya meningkatkan kesadaran kesehatan mental dan pengendalian perilaku bunuh diri pada remaja melalui skema PFR.
Riset berikutnya dilakukan oleh Ririn Widiyasari yang merancang game edukasi berbasis Unity dengan pendekatan deep learning untuk siswa berkebutuhan khusus di SMP inklusi di Indonesia dan Jepang melalui skema PFR.
Sementara itu, Tria Astika Endah Permatasari mengembangkan aplikasi Android untuk deteksi dini risiko stunting pada balita berbasis indikator gizi dan sanitasi yang diberi nama Si Centing Sazi melalui skema PT-LP.
Penelitian lainnya dilakukan oleh Yani Sofiani yang berfokus pada transformasi skrining diagnostik komprehensif neuropati perifer pada penderita diabetes melalui pendekatan pengembangan dan validasi berbasis kesehatan digital bagi diabetisi melalui skema PFR.
Keberhasilan ini menunjukkan komitmen para dosen UMJ dalam menghasilkan penelitian inovatif yang berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta peningkatan kesehatan masyarakat.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMJ, Prof. Dr. Tri Yuni Hendrawati, M.Si., menyampaikan apresiasi atas capaian para dosen yang berhasil memperoleh pendanaan tersebut. Ia menilai keberhasilan ini menjadi bukti bahwa dosen UMJ terus berupaya meningkatkan kualitas penelitian sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi dosen lainnya untuk terus aktif melakukan penelitian serta berpartisipasi dalam berbagai program pendanaan riset nasional.
Dengan diraihnya hibah penelitian ini, UMJ berharap hasil riset yang dihasilkan tidak hanya memberikan kontribusi bagi pengembangan akademik, tetapi juga memperkuat reputasi institusi serta menghadirkan solusi inovatif bagi berbagai permasalahan di masyarakat.
Editor : Sofia Hasna (KSU)
Oleh: Kontributor LPPM UMJ
Link web:
https://umj.ac.id/kabar-kampus/2026/03/dosen-umj-raih-pendanaan-penelitian-multitahun-lanjutan-hibah-dppm-kemdiktisaintek-tahun-2026/